Indeks

Diskusi Publik Pemajuan Kebudayaan: “Hujan Lebat” Aspirasi, Pujian Sekaligus Kritikan

“Saya sudah sejak lama bergelut di bidang literasi, namun Kota Cimahi hingga saat ini belum memiliki peraturan daerah yang memayungi kegiatan literasi, sehingga ini berimbas pada program serta ketersediaan anggaran dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan dunia literasi dari pemerintah Kota Cimahi,” sesal Donny Safari yang akrab dipanggil Mang Idon.

Komunitas Adat Baduy: Menjaga Harmoni Leluhur di Pegunungan Kendeng

Oleh: SinergiNews – 25 Mei 2025 Di tengah hutan lebat Pegunungan Kendeng, Lebak, Banten, Komunitas…

Bebelentukan: Permainan Rakyat dari Cimahi yang Wajib Dikenal!

kita bisa menghidupkannya kembali. Salah satunya, masukkan helaran Bebelentukan ke acara seperti Hari Jadi Cimahi. Bayangkan barong kodok gede muterin kota, pasti bikin orang penasaran!

“Helaran ini bisa jadi daya tarik wisata, bikin Cimahi makin dikenal,” kata Hermana penuh harap.

Sekolah, seperti SD Cibabat Mandiri, juga bisa mengajarkan Bebelentukan sebagai kegiatan ekstrakurikuler biar anak-anak kenal budaya lokal.

Aliran Kebatinan Perjalanan: Menyusuri Jiwa Sunda Bersama Mei Kartawinata

Oleh: Tim SinergiNews – 27 April 2025 Di tepi Sungai Cileuleuy, Subang, sebuah wangsit pada…

Julang Ngapak: Pengetahuan dan Teknologi Tradisional Arsitektur Sunda

Pelestarian rumah Julang Ngapak harus dilakukan secara holistik, mencakup aspek Pengetahuan dan Teknologi Tradisional. Dengan memadukan warisan budaya dengan inovasi modern, rumah adat ini dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Sunda Wiwitan: Menjaga Napas Leluhur Sunda

Oleh: Tim SinergiNews – 23 Maret 2025 Di tengah perbukitan Kuningan dan hutan Kanekes, Sunda…

Dewan Kebudayaan dan Dewan Kesenian: Pilar Pemajuan Budaya

Dewan Kebudayaan ataupun Dewan Kesenian menjadi krusial—bukan sebagai penghasil karya seni, tetapi sebagai arsitek kebijakan dan penggerak sistem yang memastikan kebudayaan tetap lestari, berkembang, dan berdaya saing.

Dewan Kebudayaan dan Dewan Kesenian adalah wadah untuk para pemikir, konseptor, dan legislator dalam dunia kebudayaan. Ia tidak mencipta seni, tetapi mencipta kebijakan yang memungkinkan seni berkembang.

Mereka bukan panggung pertunjukan, tetapi tangan yang membangun panggung itu agar para seniman dan komunitas budaya dapat berkarya dengan dukungan yang layak.

Dewan Kebudayaan atau Dewan Kesenian, bukanlah tangan yang menggambar, bukan suara yang menyanyi, bukan kaki yang menari.

Ia adalah roh yang memastikan semua itu dapat terjadi dengan sistem yang matang. Ia adalah penggerak, bukan pencipta—tetapi tanpanya, penciptaan bisa kehilangan arah dan keberlanjutan.

Nilai Lokal sebagai Penjaga Batas Moral

Penulis: Fajar Budhi Wibowo
Koordinator Umum LSM KOMPAS (Koordinat Masyarakat Pejuang Aspirasi) / Analis Kebijakan Publik, Pembangunan Wilayah Urban & Keberagaman / Pusat Studi Budaya dan Sejarah “Sanghyang Hawu” / Pendiri Komunitas EtnoSains Nusantara / Konsultan Utama di EtnoSains / Aktivis Pemerhati Kebudayaan & Pengetahunan Tradisional Nusantara/ Peneliti Independen Kepemimpinan Berbasis Kearifan lokal / Peneliti Utama Wiyata Mandala Satria Praja / Direktur PT. Fajar Besinergi Wiraksara.

Lembur Pakuan: Kediaman Kang Dedi Mulyadi yang Sarat Nilai Budaya Sunda

Melalui Lembur Pakuan, Kang Dedi Mulyadi tidak hanya menciptakan tempat tinggal yang nyaman dan indah, tetapi juga membangun sebuah ekosistem budaya yang hidup dan berkelanjutan.

Melayani Seluruh Indonesia, Info Lengkap hubungi kami

Melayani Seluruh Indonesia, info lengkap hubungi kami

Optimized by Optimole
Exit mobile version