Berita, Berita Daerah, OPINI  

LSM KOMPAS mendesak Pemkot Cimahi membuka ke publik total biaya rebranding ini dan status pembahasannya bersama DPRD. Kami juga akan mengajukan permintaan keterbukaan informasi publik secara resmi soal nilai kontrak PT MarkPlus Indonesia, sebagai langkah awal memastikan pertanyaan ini terjawab lewat jalur yang sah, kami tidak akan berhenti pada spekulasi publik.

PERAHU YANG DILARANG KEMBALI – BAGIAN II

PERAHU YANG DILARANG KEMBALI – BAGIAN II

Orang Tua Lembah berkumpul. Ki Jarwa Dipa mengangguk-angguk sambil menyentuh tanah dengan tongkat akar sambil berujar:

“Manéhna geus leungit arah. Nyieun perahu tina ngabaladah leuweung, Nyieun pamendet tina watu karuhun.” (Dia telah kehilangan arah. Membuat perahu dari membabad hutan, membuat bendungan dari batu leluhur.)

PERAHU YANG DILARANG KEMBALI – BAGIAN I

PERAHU YANG DILARANG KEMBALI – BAGIAN I

Di kaki gunung yang belum menjadi gunung, di tepi hulu yang belum mengalir, berdiri seorang perempuan yang tidak pernah lahir dan tidak pernah mati.
Dayang Sumbi, pemintal fajar, penenun cahaya, pelindung keseimbangan.

Orang-orang menyebutnya “Ibu Waktu”, meski ia tidak mengandung siapa-siapa. Ia tinggal di rumah kecil yang mengambang di antara kabut dan akar, menenun benang cahaya pagi ke dalam pola bintang.

Gerakan Kang Dedi Mulyadi dan Pembangkitan Kesadaran Nasionalisme Ekologis Sunda
Berita, Berita Daerah, Jawa Barat, Lingkungan, OPINI  

Gerakan Kang Dedi Mulyadi dan Pembangkitan Kesadaran Nasionalisme Ekologis Sunda

Penjajahan tak selalu berwujud rantai dan senapan. Kadang ia menyusup dalam pikiran, menjalari kesadaran seperti racun yang perlahan melumpuhkan daya pikir dan keberanian untuk mempertanyakan.

Pelestarian budaya bukan sekadar ritual seremonial, melainkan upaya membangun karakter manusia yang mandiri, berpikir bebas, dan tidak tersandera oleh dogma yang membelenggu.

Bumi bukan hanya hamparan tanah yang bisa dieksploitasi sesuka hati. Ia adalah ibu yang telah memberi kehidupan, yang airnya mengalirkan sejarah, yang pepohonannya memayungi peradaban. Maka ketika tangan-tangan rakus mencabik-cabik alam demi keuntungan sesaat, Kang Dedi tak tinggal diam.

Kaulinan Urang Lembur: Jejak Kehidupan Tradisi di Kampung Naga

Kaulinan Urang Lembur: Jejak Kehidupan Tradisi di Kampung Naga

Interaksi yang terjalin melalui permainan ini membantu membentuk karakter anak-anak menjadi individu yang ramah dengan berbudi pekerti luhur. Mereka belajar pentingnya menghormati aturan, menghargai teman, dan menyelesaikan perbedaan secara damai. Selain itu, kaulinan urang lembur juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga, menjadikannya lebih dari sekadar permainan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.

Untuk lebih lengkapnya, silakan hubungi kami

Melayani Seluruh Indonesia, info lengkap hubungi kami

banner 728x90
Optimized by Optimole