Cimahi, SinergiNews – Di ufuk timur seni rupa Kota Cimahi, sebuah cahaya estetika mulai menyelinap…

Cimahi, SinergiNews – Di ufuk timur seni rupa Kota Cimahi, sebuah cahaya estetika mulai menyelinap…
“Saya sudah sejak lama bergelut di bidang literasi, namun Kota Cimahi hingga saat ini belum memiliki peraturan daerah yang memayungi kegiatan literasi, sehingga ini berimbas pada program serta ketersediaan anggaran dalam mendukung pertumbuhan dan pengembangan dunia literasi dari pemerintah Kota Cimahi,” sesal Donny Safari yang akrab dipanggil Mang Idon.
“Kami terkejut, namun kami hormati dan tidak bisa menahan jika itu sudah menjadi keinginan beliau, apalagi Pak Yus adalah kader senior,” ujar Agung Yudaswara selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kota CImahi
kita bisa menghidupkannya kembali. Salah satunya, masukkan helaran Bebelentukan ke acara seperti Hari Jadi Cimahi. Bayangkan barong kodok gede muterin kota, pasti bikin orang penasaran!
“Helaran ini bisa jadi daya tarik wisata, bikin Cimahi makin dikenal,” kata Hermana penuh harap.
Sekolah, seperti SD Cibabat Mandiri, juga bisa mengajarkan Bebelentukan sebagai kegiatan ekstrakurikuler biar anak-anak kenal budaya lokal.
Sebagai lembaga yang konsen pada analisis kebijakan publik, LSM KOMPAS menilai bahwa penataan PKL harus dimulai dari partisipasi yang adil, bukan hanya sekadar pemindahan lokasi secara fisik. Apalagi, belum ada informasi yang jelas mengenai proses konsultasi publik, musyawarah bersama pelaku usaha mikro, atau penghitungan dampak sosial-ekonomi yang akan terjadi. Kota yang beradab adalah kota yang merangkul ruang hidup warganya secara bermartabat.
“Jangan sampai kita menyemai impian di atas luka. Kota yang baik bukan yang cantik dari atas, tapi yang adil dari bawah. Pengingat ini guna mengantisipasi ujaran kepala daerah dianggap sebagai “fatwa” oleh para OPD Cimahi,” tutup Fajar.
Dewan Kebudayaan ataupun Dewan Kesenian menjadi krusial—bukan sebagai penghasil karya seni, tetapi sebagai arsitek kebijakan dan penggerak sistem yang memastikan kebudayaan tetap lestari, berkembang, dan berdaya saing.
Dewan Kebudayaan dan Dewan Kesenian adalah wadah untuk para pemikir, konseptor, dan legislator dalam dunia kebudayaan. Ia tidak mencipta seni, tetapi mencipta kebijakan yang memungkinkan seni berkembang.
Mereka bukan panggung pertunjukan, tetapi tangan yang membangun panggung itu agar para seniman dan komunitas budaya dapat berkarya dengan dukungan yang layak.
Dewan Kebudayaan atau Dewan Kesenian, bukanlah tangan yang menggambar, bukan suara yang menyanyi, bukan kaki yang menari.
Ia adalah roh yang memastikan semua itu dapat terjadi dengan sistem yang matang. Ia adalah penggerak, bukan pencipta—tetapi tanpanya, penciptaan bisa kehilangan arah dan keberlanjutan.
Cimahi adalah rumah bagi ribuan cerita, tempat berbagai harapan bertemu dalam satu ruang yang sama.
Pertanian Baduy Dalam adalah sebuah contoh nyata bagaimana manusia dapat hidup berdampingan dengan alam tanpa mengorbankan kebutuhan generasi mendatang. Tanpa meliarkan ego dan keserakahan.
Interaksi yang terjalin melalui permainan ini membantu membentuk karakter anak-anak menjadi individu yang ramah dengan berbudi pekerti luhur. Mereka belajar pentingnya menghormati aturan, menghargai teman, dan menyelesaikan perbedaan secara damai. Selain itu, kaulinan urang lembur juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarwarga, menjadikannya lebih dari sekadar permainan.
Rembug Warga Pemaju Kebudayaan tingkat kelurahan ini adalah suatu inovasi, sehingga dapat dijadikan model nasional untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemajuan kebudayaan. Harapannya, rembug warga pemaju kebudayaan menjadi agenda tahunan tetap DKKC, atau akan bisa lebih baik lagi menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Cimahi melalui dinas terkait. Berawal dari Kota Cimahi untuk Indonesia.