Ekspansi Program dan Adaptasi Teknologi (2003 – 2025)
Seiring berjalannya waktu, perkembangan demi perkembangan ia ikuti, Fajar menceritakan bahwa SMKN 4 Bandung telihat responsif terhadap perubahan industri dan tuntutan jaman. Sekitar tahun 2003, sekolah ini membuka empat program keahlian, Teknik Elektronika Komunikasi, Teknik Listrik Pemakaian, Teknik Instalasi Listrik, serta Teknik Informatika dan Komunikasi. Hal Ini untuk menjawab ledakan telekomunikasi dan IT yang pada era milenial ini benar-benar terjadi.
Tahun 2004, SMKN 4 Bandung membuka program keahlian Teknik Audio Video (multimedia), Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik, dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Lalu pada 2009, dari 4 jurusan naik jadi enam: Teknik Elektronika Audio Video, Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik, Teknik Otomasi Industri, Teknik Komputer Jaringan, RPL, dan Multimedia.
“Sekolah yang saya banggakan ini mulai mengkolaborasikan antara inovasi teknik dengan dunia kreatif, saya senang, saya mengikuti perkembangannya, karena pasca lulus tahun 2000 saya sering berkunjung ke sekolah untuk membina dan membimbing salah satu ekstrakurikuler hingga tahun 2008 an” jelas Fajar.
Sambil mengerjakan tugas pekerjaannya, Fajar terus bercerita, “Sekarang, sepertinya siswa di SMKN 4 Bandung mulai belajar menyolder, mengambung kabel, memperbaiki panel hingga belajar coding, ini bagus untuk menyiapkan lulusannya menghadapi era digital.”
Memantau situs resmi SMKN 4 Bandung, memasuki era 2010-2020 an, kolaborasi SMKN 4 Bandung dengan dunia industri dapat terlihat terus menguat, tercatat SMKN 4 Bandung mengikut program Sekolah Pusat Keunggulan (PK).
Program keahlian mengalami restrukturisasi, sehingga penguatan dan memunculkan program-program keahlian unggulan seperti Teknik Kelistrikan (dengan konsentrasi Teknik Instalasi Tenaga Listrik/TITL dan Teknik Otomasi Industri/TOI), Elektronika (Teknik Audio Video/TAV), Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (Teknik Komputer dan Jaringan/TKJ), Pemrograman Perangkat Lunak dan Gim (RPL), dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Ini pakai dua kurikulum: K13 untuk kelas XII (dengan jurusan Listrik, Elektronika, TI), dan Kurikulum Merdeka untuk kelas X-XI.
Sampai pada tahun 2025 ini, berbagai literatur menyebutkan bahwa kini SMKN 4 memiliki Teaching Factory, siswa didorong untuk dapat berproduksi secara nyata, seperti pembuatan sistem IoT atau panel surya.
